Nah, kenapa kita harus menjaga lingkungan?? Itu pokok masalah pertama yang akan dibahas!! (kayak bikin skripsi aja) wkwkwk.
Yang kedua adalah, bagaimana cara menjaga lingkungan? Atau hal-hal konkrit apa yang harus dilakukan.
KENAPA HARUS MENJAGA LINGKUNGAN?
Bumi kita sudah tua!!!!!!! Umurnya adalah sepertiga umur langit! Yaitu kira-kira 4,56 ×10^9 tahun. (angka apaan itu??) ckckck!
Karena umur bumi yang semakin tua ini, sampah-sampah yang berserakan di bumi juga semakin banyak. Contoh konkrit: Di Indonesia banyak ditemukan candi-candi. Dari sekian banyak candi tersebut, hanya sedikit yang langsung “berbentuk candi”. Kebanyakan pasti terpendam dalam tanah, dan harus digali sebelum dapat dilihat bentuk asli dari candi tersebut.
Lihatlah kata-kata “banyak, terpendam, tanah, dan digali”. Ini menunjukkan bahwa kebanyakan candi tersebut telah tertimbun oleh tanah, atau kalau menggunakan ungkapan kata lainnya adalah tertimbun oleh sampah yang telah terurai menjadi tanah.
Bayangkan kalau SAMPAH tersebut adalah sampah yang tidak bisa diuraikan menjadi tanah!!! Misalnya sampah plastik, bisa-bisa dalam beberapa tahun kedepan tanah yang kita injak ini bukanlah “TANAH”, melainkan “SAMPAH”!!!
Mau kalau kita kemana-mana berpijak SAMPAH? Yang hari demi hari dunia semakin panas, semakin rusuh, akhirnya menuju pada pikiran yang labil karena suhu sekitar yang tinggi juga mempengaruhi tingkat emosional manusia. Kalo ngga mau, ayo lah dari hal-hal yang kecil, kita mulai gaya hidup “menjaga lingkungan”.
CARA-CARA MENJAGA LINGKUNGAN
Disini bakal dibahas bagaimana menjaga lingkungan. Mulai dengan hal-hal kecil disekitar kita, agar bumi ini tidak menjadi tumpukan sampah dalam beberapa dekade kedepan.
Inilah cara-cara menjaga lingkungan, bukan saja tentang sampah, namun menjaga lingkungan secara umum :
Inilah cara-cara menjaga lingkungan, bukan saja tentang sampah, namun menjaga lingkungan secara umum :
Untuk sampah :
1. Jangan pakai kantong plastik untuk belanja. Bawa sendiri tas belanjaan yang dapat selalu
dipergunakan lagi.
2. Jangan langsung membuang botol plastik sesudah minum. Isi air lagi dan pakai kembali
2. Jangan langsung membuang botol plastik sesudah minum. Isi air lagi dan pakai kembali
walaupun jangan terlalu banyak isi ulang. Kira-kira 5 kali pakai masih oke. Untuk yang biasa
minum di mobil, siapkan selalu botol yang sudah diisi penuh agar tidak usah beli lagi.
3. Lebih baik lagi beli botol minum jadi bisa selalu diisi ulang dan tidak usah beli botol air
3. Lebih baik lagi beli botol minum jadi bisa selalu diisi ulang dan tidak usah beli botol air
mineral lagi.
4. Menanamkan kepada anak-anak untuk berperilaku “hidup bersih” sepanjang waktu dan
4. Menanamkan kepada anak-anak untuk berperilaku “hidup bersih” sepanjang waktu dan
dimana saja.
5. Membawa sampah hingga ke rumah (dielipkan ke saku) apabila tidak ada tempat sampah di
5. Membawa sampah hingga ke rumah (dielipkan ke saku) apabila tidak ada tempat sampah di
sekitar. (namun biasanya selalu ada tempat sampah dimana saja). Tinggal kemauan dari diri
sendiri untuk melangkah dan membuka tempat sampah lalu membuang sampah pada
tempatnya.
6. Memisahkan sampah plastik, sampah daun, dan botol/kaleng pada tempatnya masing-
6. Memisahkan sampah plastik, sampah daun, dan botol/kaleng pada tempatnya masing-
masing. Kampanye ini kian marak dilakukan di seluruh dunia, mengingat semakin “panasnya”
bumi kita oleh banyaknya sampah plastik.
7. Untuk perokok, usahakan membawa asbak yang ada penutupnya kemanapun Anda pergi. Ini
7. Untuk perokok, usahakan membawa asbak yang ada penutupnya kemanapun Anda pergi. Ini
penting mengingat puntung rokok terbuat dari serat yang susah terurai. (terinspirasi dari
orang Jepang). Saat ini telah banyak dijual asbak tipe ini. Di Tunjungan Plaza, tepatnya di
Daishou banyak dijual produk ini.
8. Saat ini banyak kerajinan-kerajinan tangan yang terbuat dari sampah (plastik terutama).
8. Saat ini banyak kerajinan-kerajinan tangan yang terbuat dari sampah (plastik terutama).
Jadikan ini untuk inspirasi usaha. Semakin banyak sampah plastik yang dijadikan kerajinan
tangan, Insya Allah mampu mengurangi emisi sampah plastik di skitar kita.
Untuk kehidupan sehari-hari :
1. Gunakan air, listrik, bahan bakar lain seperlunya saja. Banyak cara yang dapat dilakukan,
misalnya:
* Tutup rapat-rapat keran air setelah digunakan.
* Tutup rapat-rapat keran air setelah digunakan.
* Saat mencuci piring, jangan membersihkan di bawah air keran yang mengalir.
* Saat sikat gigi, gunakan segelas air untuk berkumur. Jangan membiarkan air keran terus
mengalir selama menyikat gigi.
* Matikan lampu, TV, radio, atau alat elektronik lainnya saat ngga dipakai.
* Gunakan lampu neon sebagai pengganti lampu pijar. Selain lebih terang untuk jumlah
pemakaian energi yang sama, lampu neon juga lebih tahan lama
* Hindari penggunaan kendaraan untuk menempuh tempat yang berjarak dekat. Biasakan
jalan kaki, selain lebih sehat, polusi juga dapat dikurangi.
Kegiatan Konkrit Lainnya:
1. Menanam Pohon. Dimanapun kalau ada lahan kosong, usahakan ditanami. (tapi inget, ijin dulu
sama pemilik tanah, dan jelaskan maksud penanaman itu untuk mengurangi emisi gas karbon
dioksida dan lingkungan hidup)
2. Pohon apa saja yang baik untuk menyerap emisi karbon dioksida?? Bambu !!! Yup, bambu
2. Pohon apa saja yang baik untuk menyerap emisi karbon dioksida?? Bambu !!! Yup, bambu
adalah salah satu tanaman yang mampu menyerap emisi karbon dengan tingkat yang tinggi.
Hal ini dikarenakan proses fotosintesis bambu yang lebih efisien dibandingkan dengan varietas
tanaman jenis lainnya.
3. Menggunakan kendaraan umum untuk bepergian. Yup! Dengan naik kendaraan umum, kita
3. Menggunakan kendaraan umum untuk bepergian. Yup! Dengan naik kendaraan umum, kita
dapat mengurangi emisi karbon yang dihasilkan oleh kendaraan pribadi kita. Hal ini juga
bakalan mengurangi kepadatan, kemacetan, dan bejibunnya lalu lintas di jalan sekitar kita.
4. Selalu ikut berpartisipasi tentang Bumi Sehat, Global Warming, atau hal-hal lain yang
4. Selalu ikut berpartisipasi tentang Bumi Sehat, Global Warming, atau hal-hal lain yang
berkaitan tentang menjaga kelestarian Bumi tempat kita berpijak ini. Entah di blog, facebook,
twitter, dan lain-lain. Namun yang lebih penting adalah, tanamkan kepada diri sendiri untuk
berpola hidup bersih dan sehat. Hidup bersih dan sehat adalah gayaku, hidup sehat dan bersih
adalah my lifestyle. Daripada suatu saat dunia kita tiba-tiba dilanda kehancuran yang tak
terduga!
5. Memakai baju dengan logo/tulisan yang intinya mengajak orang lain untuk menjaga
5. Memakai baju dengan logo/tulisan yang intinya mengajak orang lain untuk menjaga
lingkungan.
Kesimpulan:
Bumi kita sudah tua! Harus diperlakukan secara manja layaknya orang tua! Menjaga lingkungan, membuang sampah pada tempatnya, menghemat energi, menanam pepohonan adalah tugas kita semua! STOP GLOBAL WARMING, mulai dari diri sendiri dan kemudian sebarkan kepada orang-orang disekitar kita.

wah mantap nih...saya senang dapat artikel ini... saya senang bisa sedikit melakukan apa yang ada dalam artikel ini, sedikit dan sekecil apapun yang kita lakukan demi alam dan lingkungan sangat berarti bagi kelangsungan kehidupan ini.. mari berbuat, mari berikan yang terbaik buat alam kita..
BalasHapus